Jumat, 07 Juli 2017

Contoh Teks Tanggapan Kritis


Dari sebuah novel ''MIMPI SEJUTA DOLAR''


“MIMPI SEJUTA DOLAR”
MERRY RIANA 


      “Mimpi Sejuta Dolar” merupakan novel terbitan kedua dari kisah hidup seorang wanita yang bernama Merry Riana.Sebelumnya novel ini telah terbit,tetapi masih ada kekurangan dan perubahan yang terdapat dalam novel ini.Novel ini menceritakan tentang perjalanan Merry yang mencapai awal mula titik kesuksesannya di usia 26 tahun,dari pekerjaannya sebagai Financial planner profesional yang memiliki perusahaan dan tim marketingnya sendiri dengan kantor yang berlokasi di Negeri Singa Putih,Singapura.Mengikuti perkembangannya,novel ini pun lambat laun dijadikan sebuah film yang dibuat serupa dengan kehidupan Merry.Yang disutradarai oleh Hestu Saputra.Dalam film ini Chelsea Islan sebagai Merry dan Dion Wiyoko sebagai Alva (Suami Merry).Terdapat banyak perbedaan antara film dan isi novel,film yang dirilis pada Desember 2014 ini banyak yang tidak sesuai dengan alur kehidupan Merry disana.
    Di film ini,menurut saya seorang Chelsea Islan dalam memerankan perannya sebagai Merry dan Dion Wiyoko sebagai Alva sangat diacungi jempol karena Chemistry cinta mereka berdua sangat lah mengesankan.Mereka dapat memposisikan diri di setiap bagian demi bagian cerita.Mereka terlihat sangat romantis,terutama Alva yang sering memberikan kejutan-kejutan kepada Merry,memberikan motivasi dan semangat kepada Merry.Mereka selalu berdua di jalan kehidupannya.Walaupun terombang-ambing badai masalah yang menimpa dan saling mengisi satu sama lain.Itulah kelebihan peran mereka berdua yang harus kita contoh,yang tak kenal lelah,dan tak pernah mengenal pagi atau malam.Mereka selalu bekerja keras agar impian nya tercapai,sama persis dengan alur di dalam novel tersebut.
       Tetapi,ada beberapa adegan antara film dan novel ini yang berbeda.Pertama,latar belakang Merry mengapa dikirim ke Singapura oleh orang tuanya.Dalam buku novel disebutkan bahwa Merry murni untuk mengenyam pendidikan di NTU (Nanyang Technological University) menggunakan biaya yang pas-pasan sedangkan dalam film mengisahkan,dia sengaja dikirim ke Singapura karena untuk menghindari kerusuhan etnic Tionghoa pada masa itu.Dan dititipkan ke saudara Ayahnya,paman Hans.Karena paman nya tidak ada ditempat,ia menyusuri Singapura tanpa tujuan.Akhirnya ia bertemu sahabatnya Irene dan mengajak Merry ke asrama kampusnya dan berkuliah disana.Di dalam film tersebut Merry padahal tidak ada niat sedikitpun untuk berkuliah disana,ia hanya menghindari bahaya yang mengancam nya.Tentu jelas sekali perbedaan antara isi yang terdapat di novel dan film nya.
      Kedua,dalam latar waktu.Semestinya film-film yang mengambil cerita di waktu lampau dalam kesesuaian era tentunya harus disesuaikan dengan masanya.Tapi tidak dengan film Merry Riana.Disana Merry dalam pakaian yang dikenakan hanya memakai baju dan celana cutbray,tetapi teman-teman terdekatnya seperti Alva(Dion Wiyoko) dan Irene(Kimberly Rider) terlihat kekinian atau mengikuti zaman.Padahal terlihat jelas bahwa pada zaman itu tahun 1998 belum ada yang berpakaian kekinian seperti itu.Menurut saya,jelas-jelas bahwa mereka berdua Dion dan Kimberly mengikuti di era zaman tahun 2014.
     Ketiga,dalam kisah cinta Alva dan Merry.Dan siapa Irene ? Dalam novel disebutkan bahwa Irene tidak memiliki ketertarikan dengan Alva dan Merry lah yang pertama kali bertemu dengan Alva dibanding Irene,tetapi di film mengisahkan Irene dan Alva yang terlebih dahulu saling mengenal dibanding Merry,kemudian Irene lah yang mengenalkan Alva kepada Merry.Sepertinya sangat jelas berbeda antara film dan novel nya.
     Selain itu,peran Chelsea Islan sebagai Merry Riana dalam perjuangannya meraih sukses di usia muda dalam film sedikit kurang menggetarkan hati padahal dalam buku novel disebutkan Merry banyak mengalami frustasi akibat penolakan demi penolakan ketika memasarkan produk asuransinya.Menurut saya, dalam film,sikap Chelsea Islan kurang menimbulkan rasa iba terhadap para penonton film tersebut.
      Tetapi,dari novel ini banyak pelajaran yang dapat kita ambil.Salah satunya adalah hidup itu butuh perjuangan dalam mengejar sesuatu yang kita harapkan.Sekarang Merry menjelma menjadi miliuner muda dan diakui sebagai pengusaha sukses,motivator yang sangat dinamis,serta pengarang buku terlaris di Singapura dan banyak penghargaan lainnya yang di dapat oleh Merry.Ia berhasil membuat orang tuanya bangga,dan sampai membiayai utang kuliahnya sendiri.Akhirnya ia meraih penghasilan yang mencapai 1 juta dolar di usia muda.Merry juga banyak memberikan motivasi-motivasi seperti kata-kata yang membangun yaitu; jangan menyerah!, Kita bisa!,Harus sukses!,Bermimpilah!, dan juga Harus yakin dan siap! di setiap perjuangannya.
Bermimpilah! Walau itu mustahil – Merry Riana
Buku novel “Mimpi Sejuta Dolar” ini berisi pengalaman perjuangan Merry beserta hikmah yang sangat inspiratif dan bisa diterapkan untuk mencapai sukses dalam kehidupan.
                   
       JANGAN LUPA LIKE AND COMMENT
 -thanks

Tidak ada komentar:

Posting Komentar